Happy Valentine Day
Banyak kecaman namun seiring
dengan hal tersebut banyak pula orang yang mengabaikan kecaman tersebut dan
cenderung bersikeras untuk tetap merayakan moment yang penuh dengan cinta ini
dengan berbagai aksi dan cara seperti yang masing-masing mereka inginkan.
Masyarakat yang paling banyak
merayakan Valentine Day ini berasal dari kalangan kaula muda, dan mereka
biasanya melakukan kegiatan tukaran bunga, tukaran coklat, tukaran kado merupakan
sebagai salah satu hal yang terpenting didalam merayakan hari valentine.
Saya pribadi berpendapat bahwa
bila perayaan Valentine Day didalukan sebatas yang disebutkan diatas, maka hal
itu adalah sah-sah saja dilakukan, mengingat bahwa rasa cinta dan keakraban
antara sesame manusia akan cenderung lebih baik apabila hal itu ditunjukkan
dengan cara memberikan sesuatu hal yang khusus memang melambangkan akan hal
tersebut (baca: misalnya bunga, coklat, dlsb)
Diluar dari hal ini, misalnya ada
anggapan bahwa Valentine Day dijadikan ajang untuk mabuk-mabukan, seks, dan
hal-hal negatif lainnya, maka sudah barang tentu hal ini memang tidak sesuai
lagi dengan nilai-nilai luhur yang kita anut sebagai bangsa timur, dan bukan cuma
pada saat Valentine Day saja hal ini kita harus kita perhatikan, namun pada
hari-hari biasa juga seharusnya hal ini memang tidak boleh dilakukan.
Menjadikan segala sesuatu hal menjadi
positif adalah hal paling utama yang senantiasa lakukan, dan begitu juga dengan
Velentine Day yang cenderung diartikan secara negatif, maka bila kita jadikan
event ini menjadi hal yang positif maka sudah barang tentu Velentine Day juga
akan berdampak yang positif bagi kehidupan kita, baik terhadap diri sendiri,
orang lain, dan seluruh umat manusia di Dunia.
Selamat Hari Velentine, marilah
melakukan hal yang positif dalam merayakan moment ini untuk meningkatkan rasa
kasih sayang yang telah kita miliki selama ini terhadap sesama manusia,
terhadap segala isi alam smesta, juga terhadap Sang Pencipta. Amin..!