Kecolongan
Akhir-akhir ini kita melihat
pemberitaan diberbagai media massa seputaran ditemukan nya berbagai makanan yang berasal dari Negara Cina dengan kandungan
zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Kasus penemuan zat-zat berbahaya
didalam kandungan makanan tersebut berkembang terhadap temuan-temuan lainnya,
seperti didalam kandungan odol, kosmetik, dan tidak tertutup kemungkin akan ditemukan lagi
penemuan-penemuan lainnya, yang tentu dilain barang dan produk juga tentunya.
Sebenarnya jika kita telisik
lebih jauh tentang penemuan kandungan zat berbahaya dari produk-produk impor
ini, maka sedikit banyaknya perut kita akan terkecoh, dan dalam artian lain
mungkin kita tidak mempercayai realita ini. Namun meskipun begitu, penemuan zat
berbahaya dari berbagai produk makanan juga kesehatan diatas merupakan sebuah
realita dan nyata.
Mengapa saya katakana perut kita
dapat terkecoh ataupun mungkin tidak percaya dengan realita ini, disebabkan
fungsi dari badan yang mengawasi produk-produk luar yang masuk ke Negeri ini
seakan mandul, dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Memang tidak dapat disangkal
bahwa kecolongan merupakan sesuatu hal yang wajar dihadapi oleh setiap manusia,
karena seperti lagu yang sering kita dengar disalah satu acara reality show di
tv nasional “Manusia Pasti Ada Lemahnya”, dan tentu dengan lagu itu dapat menjadi inspirasi bagi kita bahwa kecolongan diatas juga
merupakan suatu kenyataannya yang masih dapat kita maklumi keberadaanya.
Sebenarnya saya mau menulis kali
ini, bukanlah mau menyorot khusus tentang kecolongan yang dihadapi oleh pihak
pengawas makanan, namun hanya sekedar sharing mengingat beberapa hari yang lalu, saya bersama beberapa teman berdiskusi ringan terhadap produk-produk luar
yang saat ini sudah menjadi barang yang tidak terlepas dari kehidupan
masyarakat Indonesia, salah satu contohnya adalah Telepon Selular yang dalam
bahasa sehari-hari dikenal dengan istilah HP.
Nah dengan keberadaan alat-alat
komunikasi seperti HP yang sudah begitu marak ditangah-tengah masyarakat Indonesia
saat ini, muncul pertanyaan didalam benak saya (meskipun pertanyaan tersebut
nantinya agak berlebihan) jikalau saja didalam produk ini team pengawas nya
kecolongan juga, dan didalam setiap HP tersebut disertakan BOM kecil, dan
dengan satu tombol dari pusat pengendalinya maka seluruh HP yang sudah
disisipkan BOM, maka seketika HP tersebut akan meledak, dan kira-kira hal
bagaimana yang bakal terjadi di Indonesia yang saat ini sudah berjuta-juta
orang yang mengantongi HP sebagai alat komunikasi Sehari-hari?
Tulisan ini hanya bahan sharing
saja, dan mungkin saja perkiraannya jauh dari kenyataan, namun meskipun begitu,
harus jugalah diantisipasi, sebab seperti pepatah lama berkata, “Sediakan
Payung Sebelum Hujan”, dan begitu juga dengan keberadaan HP beserta produk-produk
yang lainya harus di awasi seketat mungkin, sehingga kecolongan-kecolongan
seperti halnya kecolongan berbagai produk makanan dan kesehatan yang sudah
terlebih dahulu kecolongan zat-zat berbahaya dapat diantisipasi sedini mungkin.