Euthalia Rachel Ginting: Kompetisi Belum Berakhir
Sunday, August 26th, 2007Euthalia Dalam Photo: Click Disini
Euthalia Rachel Ginting: Kompetisi Belum Berakhir
ALEXANDER FIRDAUST.Medan.The
Scolar Indonesia yang diselenggarakan Metro TV bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Prasetya Mulya
telah menjaring 10 finalis. Satu dari kesepuluh finalis adalah dara Tanah Karo
Simalem, Euthalia Rachel Ginting.
Euthalia lahir di Kabanjahe 14
Mei 1990 dari pasangan Jimmy Gideon Ginting dan Maslina Pelawi. Dalam
keseharian, Euthalia adalah anak remaja yang suka membaca, belajar dan
bernyanyi, berenang, dan bermain musik “Saya adalah anak tertua dari 4
bersaudara. Ke-3 saudara saya cowok
semua. Sebagai kakak, saya harus menjadi teladan adik-adik, “ ujar Euthalia
seperti yang ditulisnya melalui pesan friendster kepada Sora Sirulo.
Sejak kecil Euthalia dibiasakan
mandiri dan bekerja keras, sehingga memahami bagaimana menghargai hidup. Ini ia
buktikan dalam studinya. Semua prestasi yang pernah ia raih didapat dengan
tetesan keringat dan air mata.
“Puji Tuhan, sejak saya kecil
saya dianugrahi otak encer. Saya tidak pernah mengalami kesulitan dalam
belajar. Tapi, itu juga karena dibarengi kerja keras. Sejak SD, saya ‘langganan’ posisi 10 besar sampai
tamat SMA, “kata gadis berparas ayu ini.
Euthalia tidak puas sampai disitu.
Sejak duduk di SMUN I Kabanjahe, ia rajin mengikuti olimpiade sains. Euthalia pernah
menjuarai olimpiade sains Astronomi (2006), Juara I story telling (menuturkan
cerita) (2006), Juara Renang (2007) dan , terakhir finalis The Scholar
Indonesia (2007). Ini semua membuat Euthalia senang karena ia menunjukan
prestasinya di tingkat nasional.
Selama masa SMP dan SMA, Euthalia
banyak menghabiskan waktu di sekolah dan gereja. Euthalia tidak suka menonton
sinetron. “Masih banyak acara TV yang lebih mendidik daripada sinetron”,
ujarnya.
Perihal keterlibatannya dalam The
Scholar Indonesia 2007, Euthalia mengaku hanya iseng-iseng “saya tidak terlalu
berharap. Saya lakukan yang terbaik. Akhirnya mengikuti test tertulis di Jakarta yang meliputi bidang matematika, bahasa Inggris, psikotes, wawancara, presentasi
bisnis, dan diskusi kelompok. Lumayan berat. Pesertanya dari seluruh Indonesia.
Mereka adalah siswa terbaik dari seluruh Indonesia ,”
tutur dara ber-IQ 111 ini.“ Ada
yang lebih berharga , yaitu pengalaman hidup.
Saya lebih percaya diri dan lebih gigih meraih semua yang saya impikan. Saya tidak
berhenti disini. Kompetisi belum berakhir. Saya menyadari saya bukan siapa-siapa
setelah melihat dunia luar melalui kompetisi, “ katanya mengakhiri pembicaraan.
Semoga sukses terus, Euthalia.
Sumber: Tulisan Saya Di Tabloid Bulanan
Sora Sirulo Edisi Agustus 2007 (Halaman Profil)






